Dosen Pembimbing : Warjiyono, M.Kom.
SEJARAH
PERKEMBANGAN MALWARE
· Tahun 1949, Teori Self-Replicating program (program yang
dapat menggandakan diri) pertama kali diperkenalkan.
· Tahun 1986, Virus boot sector pertama kali ditemukan, virus
ini menyerang PC (personal computer) dengan nama virus Brain dibuat oleh dua
orang programmer dari Pakistan bernama Basit dan Amjad. Pada tahun ini juga
diperkenalkan pertama kalinya virus yang mampu menginfeksi file, diberi nama
Virdem (Virus Demo) dibuat di Jerman.
· Tahun 1989, Kemunculan virus dari Bulgaria bernama Dark
Avenger dibuat oleh seseorang yang mengaku dirinya Dark Avenger. Virus ini
merupakan jenis virus yang menyerang antivirus. Pada tahun ini pula virus yang
menginfeksi file .EXE dengan kemampuan stealth ditemukan, virus ini bernama
Frodo dan akan melakukan perusakan hardisk apabila virus berjalan setelah
tanggal 22 September setiap tahunnya.
· Tahun 1991, Virus Indonesia pertama kali ditemukan, virus
ini bernama Den Zuko dan terdapat 2 varian. Virus ini dibuat oleh Denny Yanuar
Ramadhani dari Bandung Indonesia. Virus ini mampu menghapus (disinfect) disk
yang telah terinfeksi oleh virus Brain. Hal ini menjadi bukti adanya virus
komputer yang menyerang virus komputer lain. Pada tahun ini pula Virus bernama
Tequila lahir, virus ini memiliki kemampuan Stealth, Polymorphic,
Multipartition dan juga anti-antivirus.
· Tahun 1996, Virus makro yang menginfeksi file-file office
Word dan Excel tercipta.
· Tahun 2001, Worm dengan nama CodeRed berhasil menginfeksi
lebih dari 300.000 komputer di seluruh dunia dan mengakibatkan kerugian sebesar
kurang lebih US $ 2.5 Milyar.
· Tahun 2003, Merupakan tahun kejayaan worm. Worm dengan nama
Slammer tercipta dan berhasil menginfeksi tidak kurang dari 75.000 komputer di
seluruh dunia dalam waktu 10 menit setelah tercipta. Worm ini memiliki
kecepatan reproduksi dan penyebaran tercepat yaitu 8.5 detik/worm. Pada tahun
ini pula worm Sobig lahir dan merupakan worm yang mampu melakukan aktifitas
spam besar-besaran, setiap e-mail yang dikirimkan akan memiliki nama pengirim
\n big@boss.com This e-mail address is being protected from spam bots, you need
JavaScript enabled to view it <!– document.write( ” ); //–> , worm yang
memiliki pangkat MM (Mass mailer) ini telah mengakibatkan kerugian ekonomi
sebesar US $ 29.7 Miliar. Belum lagi selesai terror worm Sobig, muncul lagi
worm Blaster yang menyerang servis RPC (Remote Procedure Call) pada sistem
operasi Windows, worm yang pernah membuat pihak Microsoft kalang kabut ini
memiliki kecepatan penyebaran 4000 infeksi/jam.
·
Tahun 2004, Worm dengan nama MyDoom merajai pervirusan dunia
dengan tingkat infeksi yang tinggi dan menguasai 30% bandwidth yang digunakan
pengguna internet di seluruh dunia. Worm yang menyandang rating high risk dari
beberapa vendor antivirus ini memiliki daya hancur yang lebih hebat dari worm
Sobig dan Welchia, selain itu worm ini juga melakukan serangan DDoS
(Distributed Denial of Service) ke situs http://www.sco.com
danhttp://www.microsoft.com dan juga memblok beberapa situs antivirus.
JENIS
– JENIS MALWARE
1. Virus Komputer
Virus Komputer – Salah satu jenis Malware yang paling sering menyerang file
bereksekusi (.exe), dan akan menggandakan diri jika file exe yang terinfeksi
kita jalankan. Malware jenis ini biasanya menyebar dengan interaksi langsung
kepengguna dan tanpa sadar menjalankan/memindahkan file yang telah terinsfeksi
virus melalui flashdisk, transfer data melalui jaringan atau internet .
Jenis Malware ini mempunyai teknik penyerangan yang mengelabui seperti menampilkan icon file dokumen atau membuat nama file yang unik sehingga memancing user atau pengguna untuk membuka file tersebut yang sebenarnya adalah file virus.
Jenis Malware ini mempunyai teknik penyerangan yang mengelabui seperti menampilkan icon file dokumen atau membuat nama file yang unik sehingga memancing user atau pengguna untuk membuka file tersebut yang sebenarnya adalah file virus.
2.
Worm Komputer
Worm (Cacing) – Jenis Malware yang satu ini biasanya menyerang dan menyebar melalui jaringan. Lalu apa perbedaan Worm dan Virus? Perbedaan worm dan virus ialah cara penyebaran dan penyerangannya. Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa virus komputer menyebar melalui interaksi user, menyerang file dan aktif jika dijalankan oleh user. Sedangkan worm menyerang jaringan komputer dengan memenuhi jaringan dengan paket-paket sampah yang membuat koneksi jaringan terhambat dan tidak seperti virus, worm mampu menyebarkan diri sendiri melalui jaringan dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada sistem komputer tanpa memerlukan interaksi dari pengguna dan akan terus menyebar membentuk sebuah jaringan komputer yang terserang malware yang dikenal sebagai Botnet.
Worm (Cacing) – Jenis Malware yang satu ini biasanya menyerang dan menyebar melalui jaringan. Lalu apa perbedaan Worm dan Virus? Perbedaan worm dan virus ialah cara penyebaran dan penyerangannya. Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa virus komputer menyebar melalui interaksi user, menyerang file dan aktif jika dijalankan oleh user. Sedangkan worm menyerang jaringan komputer dengan memenuhi jaringan dengan paket-paket sampah yang membuat koneksi jaringan terhambat dan tidak seperti virus, worm mampu menyebarkan diri sendiri melalui jaringan dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada sistem komputer tanpa memerlukan interaksi dari pengguna dan akan terus menyebar membentuk sebuah jaringan komputer yang terserang malware yang dikenal sebagai Botnet.
3.
Trojan Horse
Trojan Horse salah satu perangkat lunak yang berjalan sesuai fungsinya, namun pada kenyataannya menfasilitasi akses yang tidak berhak ke komputer korban. Misalnya jika kita download software gratis di internet kemudian menginstal di komputer / laptop kita, maka software tersebut akan berjalan sebagaimana fungsi dari software yang kita download tadi, namun secara diam-diam software tersebut akan membantu seorang hacker untuk mengambil data penting dari komputer korban.
Trojan Horse salah satu perangkat lunak yang berjalan sesuai fungsinya, namun pada kenyataannya menfasilitasi akses yang tidak berhak ke komputer korban. Misalnya jika kita download software gratis di internet kemudian menginstal di komputer / laptop kita, maka software tersebut akan berjalan sebagaimana fungsi dari software yang kita download tadi, namun secara diam-diam software tersebut akan membantu seorang hacker untuk mengambil data penting dari komputer korban.
4.
Spyware
Spyware adalah sebuah malware yang khusus dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang user tanpa sepengetahuan dari user tersebut. Jenis malware ini biasanya sengaja dimasukkan oleh seseorang ke komputer atau laptop korban atau pun pengguna lain di komputer umum seperti halnya komputer kantor atau warnet.
Salah satu jenis spyware adalah keylogger, keylogger adalah program yang mampu mencatat karakter-karakter yang kita ketikan pada keyboard, namun keylogger modern saat ini juga mampu mencatat situs-situs yang di kunjungi, text yang di copy paste, hingga program apa saja yang di jalankan. biasanya keylogger di gunakan orang untuk mencuri password, data kartu kredit dan lain-lain.
Spyware adalah sebuah malware yang khusus dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang user tanpa sepengetahuan dari user tersebut. Jenis malware ini biasanya sengaja dimasukkan oleh seseorang ke komputer atau laptop korban atau pun pengguna lain di komputer umum seperti halnya komputer kantor atau warnet.
Salah satu jenis spyware adalah keylogger, keylogger adalah program yang mampu mencatat karakter-karakter yang kita ketikan pada keyboard, namun keylogger modern saat ini juga mampu mencatat situs-situs yang di kunjungi, text yang di copy paste, hingga program apa saja yang di jalankan. biasanya keylogger di gunakan orang untuk mencuri password, data kartu kredit dan lain-lain.
5.
Backdoor (Pintu Belakang)
Backdoor adalah salah satu metode yang di gunakan untuk melewati autentifikasi normal (login) dan berusaha untuk tidak terdeteksi. Backdoor itu sendiri sering dijalankan melalui trojan dan worm.
Backdoor adalah salah satu metode yang di gunakan untuk melewati autentifikasi normal (login) dan berusaha untuk tidak terdeteksi. Backdoor itu sendiri sering dijalankan melalui trojan dan worm.
6.
Rootkit
Jenis Malware yang terakhir yaitu Rootkit – salah satu perangkat lunak yang memungkinkan akses root atau administrator secara terus menerus. biasanya hacker terlebih dahulu menginstall rootkit pada komputer berharap bisa mendapat hak akses root atau administrator dan sering kali digunakan untuk membuat program berjalan tanpa terdeteksi. Rootkit sendiri dapat menyerang dalam berbagai mode yaitu user mode, kernel mode, dan boot mode (bootkit).
Jenis Malware yang terakhir yaitu Rootkit – salah satu perangkat lunak yang memungkinkan akses root atau administrator secara terus menerus. biasanya hacker terlebih dahulu menginstall rootkit pada komputer berharap bisa mendapat hak akses root atau administrator dan sering kali digunakan untuk membuat program berjalan tanpa terdeteksi. Rootkit sendiri dapat menyerang dalam berbagai mode yaitu user mode, kernel mode, dan boot mode (bootkit).
DAFTAR PUSTAKA



